Terima kasih, rossityari. Ini lebih dari sekedar cukup.Sehat selalu untukmu juga.
:)

Terima kasih, rossityari. Ini lebih dari sekedar cukup.
Sehat selalu untukmu juga.

:)


2 notes ! Reblog ! 15 minutes ago

Hanya Sebuah ‘Hai’

Ada saat di mana aku sengaja menghubungimu
tanpa ada satu pun tanda tanya.
Kau harus tahu,
ada rindu yang kusampaikan dengan malu-malu. 

Mungkin itu memang hanya sebuah ‘halo’ atau ‘hai’,
dan kuharap kau tahu ada rindu yg kucoba tuai
Kau harus tahu,  
ada cinta yang sudah terlanjur kau tanam,

: walau kau lebih sering terdiam

Tangerang, 9 September 2012

- Tia Setiawati Priatna


105 notes ! Reblog ! 16 minutes ago
Salam senja juga, arizsutanto.
Terima kasih banyak ya. Semoga tidak (lekas) bosan.
:)

Salam senja juga, arizsutanto.

Terima kasih banyak ya. Semoga tidak (lekas) bosan.

:)


Berlarilah Menggunakan Sepatuku

Untuk mengerti rasaku,
kau tak perlu melihat mimpiku,
kau tak perlu berkali-kali memaksakan diri
menjalani kehidupan seperti aku.

Untuk merasa rasaku,
kau tak perlu meminta Tuhan menukar jiwaku dan jiwamu,
atau menukar hidupku dan hidupmu.
Kau bahkan sungguh  tak perlu
meminta Tuhan merubahmu menjadi aku.

Cukuplah saja satu hal ini,

berlarilah  menggunakan sepatuku,
dan rasakan sesaat saja menjadi aku.

image

Karena mungkin saja nanti kau akan merasa,
bahwa mencintamu sedalam ini sungguh menyiksa.

Aku memaksakan diri untuk kuat,
walau kau berkali-kali telah membuatku sekarat.

Jakarta, 17 September 2012

-Tia Setiawati Priatna


34 notes ! Reblog ! 24 minutes ago

"Bila ingin meninggalkan dia yang begitu mencintaimu, ingatlah bahwa dahulu tak ada yang berani berkorban sebesar itu untukmu."

-

Karena barangkali, mengingat kebaikan akan lebih membuka sanubari daripada mengingat keburukan;
maka ingatlah aku yang begitu mencintaimu.

- Tia Setiawati Priatna


33 notes ! Reblog ! 32 minutes ago

"Cinta tahu kapan harus berhenti. Barangkali saat kau meninggalkanku berjuang (hanya) sendiri."

-Tia Setiawati Priatna
39 notes ! Reblog ! 33 minutes ago

"Mencintaimu tak bisa biasa saja. Karena jarak terlampau egois, untuk membuat rindu sering menangis."

-Tia Setiawati Priatna
23 notes ! Reblog ! 33 minutes ago

"Bila ingin meninggalkan dia yang begitu mencintaimu, ingatlah bahwa dahulu tak ada yang berani berkorban sebesar itu untukmu."

-

Karena barangkali, mengingat kebaikan akan lebih membuka sanubari daripada mengingat keburukan;
maka ingatlah aku yang begitu mencintaimu.

- Tia Setiawati Priatna


33 notes ! Reblog ! 34 minutes ago

Awal mencintaimu aku bertanya-tanya. Di tengah perjalanannya, aku menunggu sambil berdoa. 
Saat ini, aku bahagia kamu meresmikan cinta kita.
- Tia Setiawati Priatna

Awal mencintaimu aku bertanya-tanya.
Di tengah perjalanannya, aku menunggu sambil berdoa.

Saat ini, aku bahagia kamu meresmikan cinta kita.

- Tia Setiawati Priatna


29 notes ! Reblog ! 35 minutes ago

"Cintai aku dengan sederhana, agar dapat kau definisikan cinta dengan lebih sempurna."

-Tia Setiawati Priatna
14 notes ! Reblog ! 35 minutes ago

"Mencintaimu membuatku lupa, bahwa ada bahagia yang begitu nyata dan sederhana."

-Tia Setiawati Priatna 
10 notes ! Reblog ! 35 minutes ago

elmoelmooo asked: Kaaaaaak tiaaa, you're back! And absolutely you're a mommy now, congrats! :D Kak tia, mungkinkah di dunia ini ada perempuan baik yang tidak pernah dicintai seorang pria? Salaam peluk buat adek utun, semoga apa yang menjadi doa dikabulkan Tuhan. Amin

Hai, Elmoooooooooo.. :))

Iya, kemarin-kemarin memang off dulu. First thing first, remember? :)

Aku percaya tidak ada seorang pun yang hidup di dunia ini tanpa pernah dicintai. Setidaknya ada tiga yang akan pasti mencintai kita; Tuhan, ibu, dan ayah. Tapi aku mengerti maksud pertanyaanmu.

Mungkinkah di dunia ini ada perempuan baik yang tidak pernah dicintai seorang pria?

Tidak mungkin rasanya. Karena Tuhan pun sudah menakdirkan bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan. Tuhan tahu waktu yang tepat, namun manusia lebih memilih tidak sabar dan lari dari jalan yang sudah disiapkanNya.

Beberapa ingin memang tidak dikabulkan Tuhan, karena Ia berpikir kita pantas dapat yang lebih dari itu. Orang-orang baik pantas dimiliki oleh orang-orang baik pula. Begitu kan janjiNya?

:)


4 notes ! Reblog ! 39 minutes ago

Kirimi (Lagi) Aku Bunga Mawar

Kamu tak ada lagi,
di setiap malam Minggu,
seperti beberapa tahun lalu.

Kamu pun tak ada lagi,
di setiap aku berusaha mencari-cari perhatian kecilmu,
dengan sedikit suara ketus dan bibir yang maju sedikit ke depan.

Kamu tak ada lagi, Tuan.

Maka, ketika nanti kita bertemu lagi,
bolehkah aku meminta pengabulan atas satu permintaan?

Kirimi lagi aku satu atau beberapa kuntum bunga mawar.

image

Tangerang, 9 Desember 2012

- Tia Setiawati Priatna


46 notes ! Reblog ! 49 minutes ago

"Pria pekerja keras dan pejuang hebat memiliki daya tariknya sendiri yang begitu besar. Pikir-pikir lagi ya kalau mau jadi pria pemalas."

-Tia Setiawati Pakualam
16 notes ! Reblog ! 52 minutes ago

"Maybe one day I’ll have a bad day. But as long as I have you, I know that (at least) I have a very great life. God is (The) Greatest."

-Tia Setiawati Pakualam
19 notes ! Reblog ! 4 hours ago
1 2 3 4 5 »
Theme By: Heloísa Teixeira