February 2012
70 posts
Adakah yg lebih menyenangkan hati, Cinta? saat kulihat kau tersenyum bangga saat...
– Tia Setiawati Priatna
Berputar di hatimu, seperti memulai perjalanan tanpa membawa peta kehidupan....
– Tia Setiawati Priatna
Bukan mengganggu, namun bermimpi tentangmu, hanya membuatku tak ingin bangun...
– Tia Setiawati Priatna
Kau adalah yang paling pertama kuingat saat kudengar mereka mengucap kata...
– Tia Setiawati Priatna
Beginilah cinta, saat mentari sudah meraba-raba, kau masih saja ada di kepala;...
– Tia Setiawati Priatna
ramdanigema asked: wow engineer :D salam satu aliran :)
hahahihihuhuhehe asked: makasih kaka semangatnya :)
mengapa aku menjauh? ah, mungkin kau hanya belum mengeluarkan semua usahamu.
– Tia Setiawati Priatna
kurasa kita tidak sedang meminta yang berlebihan pada Tuhan, jika kita...
– Tia Setiawati Priatna
Hati-hati mencintaku, karena jika sudah ada ‘kita’, aku akan...
– Tia Setiawati Priatna
Tak perlu tergesa-gesa, karena sebaik apapun cinta, ia tak akan sempurna jika...
– Tia Setiawati Priatna
Sebelum menghakimi, ingatlah bahwa banyak bagian hidupnya yang tak kau alami...
– Tia Setiawati Priatna
cinta yang hanya terdiri dari doa saja, kurasa itu adalah cinta diam-diam tanpa...
– Tia Setiawati Priatna
ketika kau mulai meragukan cintaku, ingatlah siapa yang selalu setia menunggu...
– Tia Setiawati Priatna
ketika sikap mampu berkata segalanya, kurasa puisi-puisi cinta hanya akan...
– Tia Setiawati Priatna
Jika cinta akan menemui maknanya, temui aku di ujung sana; di permulaan awal...
– Tia Setiawati Priatna
Akan kupuisikan hati, agar rasaku tak pernah mati.
– Tia Setiawati Priatna
Tak perlu berisik, Tuhan selalu mendengar suaramu walau kau hanya berbisik.
– Tia Setiawati Priatna
perjalanan-delapan asked: kak , cara download theme semacam punya kk itu gimana ?
ketika hatiku mampu melupamu, kurasa saat itulah rindu tak akan mampu...
– Tia Setiawati Priatna
(mungkin) karena aku memilikimu, aku tak butuh mereka yang memang tak ingin ada...
– Tia Setiawati Priatna
Aku memanggilmu dalam diam, di setiap doa yang kupanjatkan setiap malam.
– Tia Setiawati Priatna
cinta yang sesungguhnya adalah kerelaan memaafkan atas beberapa kesalahan, tanpa...
– Tia Setiawati Priatna
Jangan menghilang terlalu lama, ragaku butuh jiwa untuk hidup yang sesungguhnya
– Tia Setiawati Priatna
Sesungguhnya kau adalah amanah Tuhan, yang membuat hidup menjadi berwarna dan...
– Tia Setiawati Priatna
aku ingin mencintaimu tanpa mengapa, sehingga ‘sederhana’ bukan...
– Tia Setiawati Priatna
aku sudah terlanjur ‘jatuh’, masihkah perlu kau membuatku...
– Tia Setiawati Priatna
Tuhan, tolong yakinkan dia, yang tak mudah percaya bahwa cinta memiliki...
– Tia Setiawati Priatna
untuk kamu yang ingin kembali ke masa lalu, jangan lupa, kamu pernah sangat...
– Tia Setiawati Priatna
kita bicara pada rindu yang sama, hanya mungkin pada cinta yang berbeda.
– Tia Setiawati Priatna
1 tag
Ketika Kau Pergi dan Kembali Lagi
pada suatu masa, aku sempat terhenyak, sesak dan tak bisa bernafas sesaat, saat kusadari kau pergi, dan mungkin tak kembali padaku lagi
pada suatu masa, aku sering menangis sendirian saja, kurasa aku tak pernah tahu, apakah kau juga merasakan hal yang sama
pada suatu masa, aku sering bermimpi, kau kembali lagi, dan berkata, : ‘pergi bukanlah hal yang baik untuk dijalani’
pada...
1 tag
Rasa ini, entah apa namanya
kepada sebutir airmata, aku seperti berserah pada duka, aku bersedih mungkin aja, atau rasa ini, entah apa namanya
kepada sesak di dada, aku seperti terhenyak oleh luka, aku terluka mungkin saja, atau rasa ini, entah apa namanya
kepada kemelut di lubuk hati, mungkin Tuhan melukismu dengan kelabu jemari, aku sedang dikuatkanNya mungkin saja, atau rasa ini, entah apa namanya
kepada puisi-puisi,...